Rakan Blogger Polaris...Terima Kasih Semua...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Salam Aidil Fitri 2011- Mohon maaf Atas Segala Kesilapan dan Terkasar Bahasa

Salam Aidil Fitri al Mubarak 2011... Slideshow: Azierahman’s trip to Chengkau (near Seremban), Negeri Sembilan, Malaysia was created by TripAdvisor. See another Seremban slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.

Wednesday, February 16, 2011

Kisah Menarik dari Imam Ghazali


Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau ber-Teka Teki :

Imam Ghazali = "Apakah yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?"
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI . Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (QS: Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = "Semua jawaban itu benar. Tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (QS: Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

Imam Ghazali = "Apa yang paling berat didunia ini ?"
Murid 1 = "Baja"
Murid 2 = "Besi"
Murid 3 = "Gajah"
Imam Ghazali = "Semua jawaban itu benar. Tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (QS: Al-Azab : 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah."

Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun "
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar. Tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT . Gara-gara pekerjaan Kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat."

Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali didunia ini "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar . Tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasan saudaranya sendiri."

Read more...

Tuesday, February 8, 2011

Salman Al Farisi 2

Salman al-Farisi pada awal hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia yang menganut agama Majusi. Namun dia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Pergolakan batin itulah yang mendorongnya untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya.

Kisah Salman diceritakan langsung kepada seorang sahabat dan keluarga dekat Nabi Muhammad bernama Abdullah bin Abbas:

Salman dilahirkan dengan nama Persia, Rouzbeh, di kota Kazerun, Fars, Iran. Ayahnya adalah seorang Dihqan (kepala) desa. Dia adalah orang terkaya di sana dan memiliki rumah terbesar.

Ayahnya menyayangi dia, melebihi siapa pun. Seiring waktu berlalu, cintanya kepada Salman semakin kuat dan membuatnya semakin takut kehilangan Salman. Ayahnya pun menjaga dia di rumah, seperti penjara.

Ayah Salman memiliki sebuah kebun yang luas, yang menghasilkan harta yang berlimpah. Suatu ketika ayahnya meminta dia mengerjakan sejumlah tugas di tanahnya. Tugas dari ayahnya itulah yang menjadi awal pencarian kebenaran.

"Ayahku memiliki areal tanah subur yang luas. Suatu hari, ketika dia sibuk dengan pekerjaannya, dia menyuruhku untuk pergi ke tanah itu dan memenuhi beberapa tugas yang dia inginkan. Dalam perjalanan ke tanah tersebut, saya melewati gereja Nasrani. Saya mendengarkan suara orang-orang shalat di dalamnya. Saya tidak mengetahui bagaimana orang-orang di luar hidup, karena ayahku membatasiku di dalam rumahnya! Maka ketika saya melewati orang-orang itu (di gereja) dan mendengarkan suara mereka, saya masuk ke dalam untuk melihat apa yang mereka lakukan."

"Ketika saya melihat mereka, saya menyukai salat mereka dan menjadi tertarik terhadapnya (yakni agama). Saya berkata (kepada diriku), 'Sungguh, agama ini lebih baik daripada agama kami'".

Salman memiliki pemikiran yang terbuka, bebas dari taklid buta. "Saya tidak meninggalkan mereka sampai matahari terbenam. Saya tidak pergi ke tanah ayahku."

Dan ketika pulang, ayahnya bertanya. Salman pun menceritakan bertemu dengan orang-orang Nasrani dan mengaku tertarik. Ayahnya terkejut dan berkata: "Anakku, tidak ada kebaikan dalam agama itu. Agamamu dan agama nenek moyangmu lebih baik."

"Tidak, agama itu lebih baik dari milik kita," tegas Salman.

Ayah Salman pun bersedih dan takut Salman akan meninggalkan agamanya. Jadi dia mengunci Salman di rumah dan merantai kakinya.

Salman tak kehabisan akan dan mengirimkan sebuah pesan kepada penganut Nasrani, meminta mereka mengabarkan jika ada kafilah pedagang yang pergi ke Suriah. Setelah informasi didapat, Salman pun membuka rantai dan kabur untuk bergabung dengan rombongan kafilah.

Ketika tiba di Suriah, dia meminta dikenalkan dengan seorang pendeta di gereja. Dia berkata: "Saya ingin menjadi seorang Nasrani dan memberikan diri saya untuk melayani, belajar dari anda, dan salat dengan anda."

Sang pendeta menyetujui dan Salman pun masuk ke dalam gereja. Namun tak lama kemudian, Salman menemukan kenyataan bahwa sang pendeta adalah seorang yang korup. Dia memerintahkan para jemaah untuk bersedekah, namun ternyata hasil sedekah itu ditimbunnya untuk memperkaya diri sendiri.

Ketika pendeta itu meninggal dunia dan umat Nasrani berkumpul untuk menguburkannya, Salman mengatakan bahawa pendeta itu korup dan menunjukkan bukti-bukti timbunan emas dan perak pada tujuh guci yang dikumpulkan dari sedekah para jemaah.

Setelah pendeta itu wafat, Salman pun pergi untuk mencari orang saleh lainnya, di Mosul, Nisibis, dan tempat lainnya.

Pendeta yang terakhir berkata kepadanya bahwa telah datang seorang nabi di tanah Arab, yang memiliki kejujuran, yang tidak memakan sedekah untuk dirinya sendiri.

Salman pun pergi ke Arab mengikuti para pedagang dari Bani Kalb, dengan memberikan wang yang dimilikinya. Para pedagang itu setuju untuk membawa Salman. Namun ketika mereka tiba di Wadi al-Qura (tempat antara Suriah dan Madinah), para pedagang itu mengingkari janji dan menjadikan Salman seorang seorang budak, lalu menjual dia kepada seorang Yahudi.

Singkat cerita, akhirnya Salman dapat sampai ke Yatsrib (Madinah) dan bertemu dengan rombongan yang baru hijrah dari Makkah. Salman dibebaskan dengan uang tebusan yang dikumpulkan oleh Rasulullah SAW dan selanjutnya mendapat bimbingan langsung dari beliau.

Betapa gembira hatinya, kenyataan yang diterimanya jauh melebihi apa yang dicita-citakannya, dari sekadar ingin bertemu dan berguru menjadi anugerah pengakuan sebagai muslimin di tengah-tengah kaum Muhajirin dan kaum Anshar yang disatukan sebagai saudara.

Kisah kepahlawanan Salman yang terkenal adalah karena idenya membuat parit dalam upaya melindungi kota Madinah dalam Perang Khandaq. Ketika itu Madinah akan diserang pasukan Quraisy yang mendapat dukungan dari suku-suku Arab lainnya yang berjumlah 10.000 orang Pemimpin pasukan itu adalah Abu Sufyan. Ancaman juga datang dari dalam Madinah, di mana penganut Yahudi dari Bani Quradhzah akan mengacau dari dalam kota.

Rasulullah SAW pun meminta masukan dari sahabat-sahabatnya bagaimana strategi menghadapi mereka. Setelah bermusyawarah akhirnya saran Salman Al Farisi atau yang biasa dipanggil Abu Abdillah diterima. Strategi Salman memang belum pernah dikenal oleh bangsa Arab pada waktu itu. Namun atas ketajaman pertimbangan Rasulullah SAW, saran tersebut diterima.

Atas saranan Salman itulah perang dengan jumlah pasukan yang tak seimbang dimenangi kaum Muslimin.

Setelah meninggalnya Nabi Muhammad, Salman dikirim untuk menjadi gabenur di daerah kelahirannya, hingga dia wafat.

Diolah dari: Wikipedia, The Search for The Truth -by a Man Known as Salman the Persian karangan Dr Saleh as-Saleh, dan sumber-sumber lainnya.
(jri)
Read more...

Salman Al Farisi 1

Salman Al-Farisi (bahasa Arab: سلمان الفارسي Salman Farisi; bahasa Parsi: Salman e Farsi) adalah salah satu daripada Sahabat Nabi. Sabda Rasulullah S.A.W " Apabila iman itu tergantung di bintang Suraya, nescaya ia akan dicapai oleh lelaki berbangsa Parsi."

Sebagai seorang sahabat akrab, Salman merupakan seorang tokoh yang paling menonjol serta sangat disayangi oleh Rasulullah s.a.w disebabkan kerana keberanian, keikhlasan serta sifat zuhudnya terhadap kesenangan dunia. Salman Al Farisi juga terkenal sebagai seorang Mukmin yang kuat beribadat, bersifat rendah diri dan tidak tertarik pada kemewahan dan kesenangan.

Salman Al-Farisi asalnya seorang beragama Majusi yang kemudian memeluk agama Nasrani . Beliau telah pergi ke negeri Syam dan kemudian ke Yathrib atau Madinah untuk mencari kebenaran. Ketika mula masuk Islam, Salman menjadi hamba. Kemudiannya Rasulullah s.a.w telah menganjurkan sahabat agar membebaskan . Beliau terkenal kerana sifat takwa dan zuhudnya. Beliau pernah hidup serumah dengan Abu Darda' yang terkenal sebagai seorang ahli sufi. Selanjutnya Salman Al-Farisi terkenal sebagai tokoh sahabat yang banyak meriwayatkan Hadith dari Rasulullah S.A.W kerana beliau adalah seorang sahabat yang banyak bergaul dengan baginda. Beliau telah hidup di zaman Rasulullah S.A.W sehinggalah sampai ke zaman pemerintahan khalifah Islam yang ketiga iaitu Saidina Uthman bin Affan.

Beliau telah memainkan peranan yang penting ketika berlakunya Perang Khandaq. Ketika itu beliau telah mencadangkan supaya kaum Muslimin menggali parit di sekeliling kota Madinah yang sedang diancam oleh tentera Musyrikin Makkah serta kaum Yahudi yang khianat. Atas cadangan Salman, tentera Islam berjaya bertahan dari dalam kota Madinah dan Abu Sufyan Al-Harb selaku ketua pihak Musyrikin ketika itu telah mengepung daerah pertahanan Madinah dengan anak buahnya selama sebulan terpaksa berundur setelah kehabisan bekalan selain daripada angin taufan dan pergolakan dalaman para tentera Musyrikin.

Read more...

Saturday, February 5, 2011

STORKS JUST WANT TO HAVE FUN

Two storks are sitting in their nest: a father stork and baby stork. The baby stork is crying and crying and father stork is trying to calm him. "Don't worry, son. Your mother will come back. She's only bringing people babies and making them happy."

The next night, it's father's turn to do the job. Mother and son are sitting in the nest, the baby stork is crying, and mother is saying, "Son, your father will be back as soon as possible, but now he's bringing joy to new mommies and daddies."

A few days later, the stork's parents are desperate: their son has been absent from the nest all night! Shortly before dawn, he returns and the parents ask him where he's been all night.

The baby stork says, "No where. Just scaring the hell out of college students!"


Read more...

Friday, February 4, 2011

The Sign of the Rabbit


People born in the Year of the Rabbit share certain characteristics: Keen, wise, fragile, tranquil, serene, considerate, fashionable, and kind. Generally, they are quite calm, do not exhibit aggressive behavior, and will avoid confrontation at all costs. When angry about something, they will approach it calmly and considerately, hardly ever raising their voice. And they are quite keen and pay close attention to the situations developing around them. They are intelligent and quick, and can talk themselves in or out of most situations with no problem.

The Rabbit is a symbol for mercy, elegance, and worship of beauty. People born in the Year of the Rabbit are kind, loving persons, and dislike any hostile act. They give others an impression of being frail-looking because of their gentle appearance. But, in fact they are strong-minded and have strong wills. They pursue their ideals all their lives in a precise and orderly way. They do things slowly and deliberately because of their cautious characters.

There is no need to worry about their lives. They are nimble, clever and good at avoiding harm to themselves. They are talented and like artistic ventures, such as painting and music and are generally quite present in these worlds. They are also very hospitable, good hosts and warm-hearted companions. They never embrace others in public places. They know the art of saving face and giving consideration to the interests of both sides.

People born in the Year of the Rabbit are apt to be sensitive to ailments and to have bad allergies. Stress or conflict will detriment their health. Exercise could take off unnecessary stress and strengthen their physical condition. They have to learn to incorporate more action into their everyday routines.

They will become depressed and withdrawn if their homes do not consist of beautiful possessions that make them comfortable. Their homes and offices usually are clutter-free. They have really good communication skills and are best utilized in positions of management. They make great teachers and counselors because they are so diplomatic and well-organized. They can also make great painters or musicians due to their sense of beauty and their love of creativity.

Rabbit people are usually relatively careful when it comes to their finances. They use much of their money for possessions such as their homes, cars or furniture. They love hunting for antiques, arts and crafts and will tend to make sound investments in these types of things.

Rabbit Years: 01/29/1903 to 02/15/1904 (Water), 02/14/1915 to 02/02/1916 (Wood), 02/02/1927 to 01/22/1928 (Fire), 02/19/1939 to 02/07/1940 (Earth), 02/06/1951 to 01/26/1952 (Metal), 01/25/1963 to 02/12/1964 (Water), 02/11/1975 to 01/30/1976 (Wood), 01/29/1987 to 02/16/1988 (Fire), 02/16/1999 to 02/04/2000 (Earth), 02/03/2011 to 01/22/2012 (Metal).

Famous Rabbit People: Angelina Jolie, Anjelica Huston, Drew Barrymore, Edith Piaf, Fanny Brice, Helen Hunt, Jane Seymour, Joan Crawford, Kate Winslet, Natasha Richardson, and Tina Turner.

http://www.stanssewingsupplies.com/catalogs/store.asp?pid=253080
Read more...

The Sign of the Rabbit



Read more...

Happy New Year

Entry kali ni...aku lari cuba lari sekejap dari entry yang biasa...Selamat Tahun Baru buat rakan-rakan budhisme...Goh dan Soo...tahun ni aku dapat hantar wish cepat sikit...tak macam tahun lepas...entah lupa ke apa...selepas dua minggu baru teringat. Aku tak de lah ramai sangat kawan berbangsa Cina...yang ada tu la dua orang...

Alamakkkkk...aku baru teringat kat Auntie kedai Bunga Mun Yin...dah lama tak pegi Tampin...tu yang lupa...aaahhhh...ramai gak yang aku kenal kat Tampin...tapi sejak setahun lebih berulang Rembau/Port Dickson...Tampin jarang aku tempuh. Hujung minggu lebih senang kat rumah dari ke sana-sini.


Read more...

Senarai Blog Kengkawan

Popular Post


Get this widget here
POLARIS WORLD MALAYSIA © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute